Antisipasi Kasus DBD, Perbekel Dangin Puri Kaja Tebar Abate dan Sasar Sejumlah Lokasi

  • 03 Juni 2020
  • Oleh: Covid 19
  • Dibaca: 180 Pengunjung

DENPASAR – Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara melakukan langkah antisipasi gerakan bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Langkah antisipasi ini diambil mengingat faktor perubahan cuaca menjadi kewaspadaan bersama seluruh masyarakat.

Perbekel Desa Dangin Puri Kaja, A.A Ngurah Gede Cahyadi memimpin gerakan PSN bersama para kaling/kadus dan Juru Pemantau Jentik (Jumatik) desa menyasar kawasan hotel di lokasi desa, Rabu (3/6/2020).

“Langkah sosialisasi sudah kami lakukan mengajak masyarakat untuk bergerak bersama melakukan PSN serta juga kali ini kami menyasar tempat usaha hingga hotel yang ada,” ujarnya.

Seperti diketahui beberapa hotel yang ada di wilayah Desa Dangin Puri Kaja sejak 2 bulan lalu tidak beroperasi karena merebaknya kasus covid 19.

Pihaknya menyasar dua hotel dengan fasilitas kolam berenang yang tidak aktif karena sementara masa pandemi ini hotel tutup.

Adapun yang tindakan yang dilakukan seperti penebaran bubuk abate memberantas larva nyamuk.

“Langkah ini juga tidak terlepas dari kasus DBD yang ada di desa kami sehingga antisipasi lewat foging focus hingga penebaran abate telah dilakukan,” kata dia.

Tidak berfungsinya kolam renang ini menjadi tempat sarang nyamuk untuk berkembang biak. Sehingga Ngurah Gede bersama pihak hotel untuk mengajak selalu waspada.

Selain itu, beberapa tempat usaha juga menjadi sasaran tim PSN Desa Danggri Kaja untuk menebar bubuk abate dan sosialisasi pencegahan DBD.

Pihaknya mengharapkan masyarakat Desa Dangin Puri Kaja untuk selalu waspada ditengah perubahan musim saat ini. Sehingga masyarakat agar lebih aktif turut serta dalam pelaksanaan PSN DBD di masing-masing rumah tangga.

Disamping itu juga aktif bersama melakukan pemantauan jentik berkala (PJB) serta menjaga kebersihan lingkungan yang nantinya mampu menekan kasus DBD.

“Kami mengharapkan partisipasi seluruh masyarakat desa secara rutin dan mandiri melakukan gerakan 3 M Plus yakni menguras, menutup, menyingkirkan/ mendaur ulang, dan menaburkan bubuk larvsida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan,” tandasnya.


  • 03 Juni 2020
  • Oleh: Covid 19
  • Dibaca: 180 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

* Update per 18 September 2020

Apakah anda mendapatkan informasi yang jelas tentang penanganan Covid-19 di Kota Denpasar melalui website ini?