Gelar Penertiban di Jalan Sutoyo, Tim Yustisi Denpasar Jaring 19 Pelanggar Prokes

  • 09 Juni 2021
  • Oleh: Covid 19
  • Dibaca: 101 Pengunjung

DENPASAR  – Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri atas Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Perhubungan Kota Denpasar, TNI dan Polri menjaring 19 orang pelanggar protokol kesehatan, saat melakukan penertiban protokol kesehatan PPKM skala mikro di Jalan Sutoyo, Kelurahan Dauh Puri, Denpasar Barat, Rabu (9/6).

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, dari semua yang ditertibkan 11 orang didenda di tempat sebesar Rp 100 ribu karena tidak menggunakan masker dan 8 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

Menurut Sayoga, dari 19 orang yang ditertibkan sebagian beralasan lupa menggunakan masker dan lokasi tujuan dekat rumah. Agar hal tersebut tidak terulang kembali, pihaknya memberikan sanksi sebagai efek jera kepada pelanggar dengan diberikan sanksi push up di tempat dan harus menadatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali. “Setiap pelanggar pasti diberikan efek jera, agar kemudian hari ditemukan melanggar lagi maka mereka harus siap menerima tindakan lebih tegas,” jelas Sayoga.

Dalam menekan penularan covid-19, Sayoga mengaku secara rutin melaksanakan penertiban protokol kesehatan. Setiap penertiban jika ditemukan ada yang tidak menggunakan masker maka akan didenda di tempat. Bagi yang salah menggunakan masker akan diberikan pembinaan.

Untuk kebaikan semua orang, Sayoga mengaku tidak lelah dan akan terus mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan. Dengan cara itu pihaknya mengharapkan penularan covid-19 dapat dikendalikan mengingat kasus yang positif covid-19 saat ini masih terus ditemukan.


  • 09 Juni 2021
  • Oleh: Covid 19
  • Dibaca: 101 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

* Update per 13 Juni 2021

Apakah anda mendapatkan informasi yang jelas tentang penanganan Covid-19 di Kota Denpasar melalui website ini?