Kelurahan Sumerta Gelar Sosialisasi dan Edukasi Sasar Krama Banjar

  • 13 September 2020
  • Oleh: Covid 19
  • Dibaca: 92 Pengunjung

Denpasar – Sebagai upaya keberlanjutan untuk mengugah peningkatan kedisiplinan masyarakat, Kelurahan Sumerta kembali menggalar sosialisasi dan edukasi penerapan disiplin protokol kesehatan cegah Covid-19. Kegiatan yang menyasar krama banjar ini digelar di Balai Banjar Ketapian Kaja serangkaian serah terima Prajuru Banjar pada Minggu (13/9).

Hadir dalam kesempatan tersebut Lurah Sumerta I Wayan Eka Apriyana, petugas GTPP Covid-19 Kelurahan Sumerta, Satgas Lingkungan/Banjar serta krama Banjar Ketapian Kaja, Kota Denpasar.

Lurah Sumerta I Wayan Eka Apriyana di sela-sela kegiatan menjelaskan bahwa sosialisasi dan edukasi penerapan disiplin serta penegakan hukum protokol kesehatan cegah Covid-19 pada tatanan kehidupan era baru, tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 48 Tahun 2020. Di mana, hal ini merupakan salah satu upaya dalam memberikan pemahaman bagi masyarakat untuk lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dimaksimalkan.

“Jadi pada intinya kami ingin masyarakat yang saat ini sudah disiplin, agar lebih ditingkatkan lagi, sehingga pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dioptimalkan, dan kita bersama tetap bisa produktif di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan semacam ini akan dilaksanakan secara berkelnjutan. Sehingga masyarakat terbiasa dalam menerapkan protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak. “Jadi ini mulai dari diri sendiri, untuk melindungi diri, keluarga dan sesama,” ajak Eka Apriana

Ia menambahkan, Kelurahan Sumerta bersama GTPP Kelurahan akan terus melaksanakan sosialisasi, monitoring, edukasi dan pemantauan rutin, sehingga masyarakat tidak sampai lengah. Hal ini mengingat pola persebaran Covid-19 belakangan ini mengalami tren peningkatan. Selain itu, masyarakat harus saling bahu-membahu dan daling mengingatkan sesama, sehingga Covid-19 dapat dihindari.

“Mari kita bersama-sama mendukung percepatan penanganan Covid-19 dengan menggunakan masker, bukan untuk menghindari denda, tapi melindungi diri sendiri dan sesama,” ujarnya, menandaskan.


  • 13 September 2020
  • Oleh: Covid 19
  • Dibaca: 92 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

* Update per 18 September 2020

Apakah anda mendapatkan informasi yang jelas tentang penanganan Covid-19 di Kota Denpasar melalui website ini?